Imigrasi: Pengertian, Faktor, Dampak Positif dan Negatif

Migrasi merupakan proses perpindahan penduduk di suatu daerah ke daerah lainnya, dimana penduduk tersebut akan menetap di daerah tujuan dengan jangka waktu yang tidak dapat ditentukan.

Salah satu jenis migrasi ini adalah Imigrasi atau biasa disebut dengan imigran, kondisi ini seringkali dialami oleh beberapa daerah yang memang mengalami masalah di daerahnya sendiri.

Perpindahan penduduk dari daerah ke daerah lainnya ini biasanya menjadi polemik yang tidak pernah selesai, dimana banyak sekali dampak yang diberikan baik bagi daerah yang ditinggalkan maupun daerah yang didatangi oleh imigran tersebut.

Pengertian Imigrasi

Pengertian Imigrasi

Imigrasi sendiri dapat diartikan sebagai perpindahan yang terjadi di suatu negara ke negara lainnya, tentu saja bukan sebagai turis namun ia akan menetap di negara tujuan yang mereka inginkan. Namun banyak sekali rangkaian proses untuk bisa melakukan perpindahan kewarganegaraan tersebut.

Walaupun perpindahan sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu, namun pada abad ke 19 hal ini baru diatur dengan peraturan yang jelas di setiap negara.

Di Indonesia sendiri imigrasi seringkali diawasi dengan sangat ketat, hal tersebut dikarenakan banyak sekali imigran gelap yang bermaksud buruk saat melakukan imigrasi ke sebuah negara.

Perpindahan penduduk dari satu negara ke negara lain bukanlah tanpa alasan, melainkan banyak sekali faktor yang menjadi pendorongnya. Baik dari keinginan pribadi maupun program yang dijalankan oleh sebuah negara tertentu.

Faktor Pendorong Terjadinya Imigrasi

Faktor Pendorong Imigrasi

1. Faktor Ekonomi

Faktor utama yang biasanya menjadi alasan kuat warga asing melakukan imigrasi ialah faktor ekonomi, dimana ekonomi yang sulit di suatu negara dapat membuat warganya berpindah penduduk ke negara lainnya.

Baca Juga :  RNA: Pengertian, Struktur, Tipe, Fungsi dan Pembahasan

Pengangguran, mahalnya bahan pokok, hingga sedikitnya ketersediaan tempat tinggal yang layak menjadi sebab utama mengapa warga asing melakukan imigrasi.

Bukan hanya masyarakat kecil saja namun warga asing yang mampu juga bisa melakukan perpindahan penduduk, kekuatan ekonomi negara yang semakin melemah dengan drastis membuat banyak orang mampu sekalipun bisa melakukan imigrasi tersebut.

2. Faktor Sosial dan Budaya

Seringkali sosial dan budaya menjadi faktor yang sangat rentan, seperti diketahui bahwa baik agama, suku, maupun budaya yang ada di dunia sangatlah beragam.

Tentu saja hal tersebut dapat memicu perpindahan penduduk, terutama bagi mereka yang tidak cocok dengan suatu budaya tertentu di negara mereka lahir.

Selain itu Imigrasi dari negara lain ke negara sendiri bisa terjadi karena faktor lainnya, misalnya saja seorang warga yang dulunya pergi ke luar negeri dalam jangka waktu lama lalu setelah beberapa tahun kembali lagi ke negara sendiri, maka hal itu sudah termasuk ke dalam imigrasi karena telah berganti kewarganegaraan yang dimilikinya.

3. Faktor Politik Sebuah Negara

Penyebab yang tak kalah menjadi faktor penting terjadinya imigrasi ialah faktor politik, disini politik negara yang sangat kacau bisa membuat warga negara asing datang ke negara lainnya.

Bukan untuk mengungsi saja melainkan tidak sedikit yang memutuskan untuk berganti kewarganegaraan secara permanen.

Tentu saja ada negara yang menerima para imigran dengan senang hati, namun ada juga beberapa negara yang menentukan kriteria atau syarat untuk bisa menetap di negara mereka.

Hal ini biasa menjadi permasalahan yang sering dialami ketika saat ingin berganti kewarganegaraan dari satu negara ke negara lain yang ingin ia tempat tinggali secara permanen.

Baca Juga :  Resensi: Pengertian, Unsur, Jenis, Tujuan, Manfaat, Fungsi

4. Faktor Alam dan Lingkungan

Bencana alam yang terlalu sering atau kondisi lingkungan yang buruk menjadi faktor yang bisa membuat para imigran datang ke sebuah negara, tentu saja hal ini bukanlah hal yang diinginkan oleh warga tersebut namun karena tidak ada pilihan lainnya maka ia memutuskan untuk menetap di negara lainnya.

Perpindahan kewarganegaraan yang disebabkan oleh bencana alam memang jarang ditemui, terutama pada negara yang memiliki wilayah aman dan minim akan bencana alam.

Sebenarnya proses imigrasi tidak hanya terjadi karena faktor-faktor tersebut saja, banyak juga para imigran datang karena murni keinginan pribadi mereka.

Dampak Positif Imigrasi

Dampak Positif Imigrasi

Proses perpindahan penduduk secara internasional ini tentunya memberi dampak yang cukup banyak, baik untuk negara yang ditinggalkan maupun negara yang didatangi oleh para imigran tersebut.

Untuk negara yang ditinggalkan biasanya perpindahan penduduk ini membuat populasi manusia berkurang, sangat bagus untuk sebuah negara yang memiliki penduduk sangat padat.

Sedangkan dampak positif untuk negara yang didatangi cenderung sangat banyak, mulai dari bertambahnya tenaga ahli asing, masuknya modal asing, masuknya teknologi baru, meningkatnya pendapatan daerah, dan masih banyak lagi lainnya.

Imigrasi memang menjadi salah satu solusi yang bagus untuk menuntaskan berbagai masalah, terutama masalah ekonomi ataupun politik secara internasional.

Bukan hanya itu saja imigrasi mampu membuat perubahan yang signifikan terhadap kondisi sosial suatu daerah tertentu.

Dampak Negatif Imigrasi

Ada dampak positif maka ada pula dampak negatif dari proses imigrasi, seperti masuknya budaya asing, menurunnya tingkat keamanan, meningkatkan kepadatan penduduk, hingga membuat kecemburuan sosial antar warga di tempat tujuan imigran.

Polemik dan masalah akan imigran yang datang dari negara lain memang tidak pernah terselesaikan, tak heran banyak program imigrasi yang gagal karena perbedaan yang sangat signifikan antara warga sekitar dengan imigran yang datang.

Baca Juga :  Wacana: Pengertian, Jenis, Tujuan, Contoh dan Pembahasan

Belum lagi permasalahan imigran yang menjadi pengangguran di sebuah negara, hal itu akan mempertinggi jumlah pengangguran dan berakibat buruk pada perekonomian negara.

Sehingga tak jarang program imigrasi menggunakan sistem pemilihan atau seleksi, sehingga hanya bagi mereka yang memiliki keahlian saja yang diperbolehkan untuk menetap di negara tersebut.

Imigrasi adalah proses perpindahan penduduk yang sebenarnya sangat lazim untuk dilakukan, baik karena dorongan pribadi maupun faktor eksternal lainnya.

Terlepas dari itu semua imigrasi merupakan fenomena yang unik dan menjadi objek menarik untuk dipelajari, terutama proses adaptasi imigran terhadap lingkungan baru di negara yang mereka datangi.

Apalagi imigrasi di masa kini telah memiliki konsep yang jelas dan juga terstruktur, sehingga sangat bagus untuk perkembangan sebuah negara di masa yang akan datang.

Hal ini menjadi kelebihan tersendiri dari proses imigrasi di suatu negara ke negara tujuan yang mereka datangi tersebut.

Berbagi itu Indah!

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.