Urbanisasi: Pengertian, Penyebab, Tujuan dan Dampak

Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk yang sangat besar, bahkan merupakan salah satu yang terbesar di dunia.

Banyaknya penduduk tidak menutup terjadinya perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lainnya. Salah satu perpindahan penduduk disebut dengan urbanisasi, yaitu perpindahan penduduk dari desa ke kota.

Pada banyak kasus yang terjadi di masyarakat, perpindahan penduduk dari desa ke kota adalah untuk mengubah kehidupan dengan mencari pekerjaan yang layak di kota.

Usia penduduk yang melakukan perpindahan pun beragam. Jumlah orang yang melakukan perpindahan tersebut pun bisa beragam untuk semua anggota keluarga atau untuk salah satu anggota keluarga saja.

Pengertian Urbanisasi

Pengertian Urbanisasi
Pengertian Urbanisasi

Pengertian urbanisasi dapat di definisikan sebagai perpindahan penduduk yang dilakukan dari desa menuju kota. Kata kunci dari definisi di atas adalah perpindahan penduduk dan penpindahan penduduk yang dilakukan dari desa menuju ke kota.

Perpindahan penduduk tersebut tentu saja dapat memberikan dampak positif dan dampak negatif untuk sebuah negara dengan jumlah penduduk yang besar.

Perpindahan penduduk tidak bisa lepas dari kata perpindahan. Sedangkan perpindahan tersebut memiliki kategori tersendiri yang perlu anda ketahui.

Adapun perpindahan tersebut memiliki dua macam kategori yaitu kategori migrasi penduduk dan mobilitas penduduk.

Baca Juga :  25+ Pengertian Sejarah Secara Umum dan Menurut Para Ahli

Migrasi penduduk merupakan suatu perpindahan yang dilakukan dari desa menuju ke kota dengan tujuan untuk menetap di kota tersebut.

Sedangkan istilah mobilitas penduduk memiliki arti sebagai sebuah perpindahan dari desa menuju ke kota yang hanya bersifat sementara atau tidak dengan tujuan menetap di kota.

Kedua pengertian di atas cukup membuat anda lebih memahami perbedaan di antara keduanya.

Penyebab Urbanisasi

Melakukan perpindahan penduduk dari desa ke kota tidak terjadi begitu saja. Terdapat beberapa faktor penyebab perpindahan baik itu merupakan faktor penarik atau pendorong yang menyebabkan terjadinya perpindahan penduduk tersebut.

1. Dari pada di desa, di kota tersedia lebih banyak lapangan pekerjaan

Penyebab terjadinya perpindahan penduduk dari desa ke kota adalah karena di kota lebih banyak terdapat lapangan pekerjaan.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa di kota lebih banyak berdiri perusahaan besar yang membutuhkan tenaga kerja, sehingga banyak lulusan sekolah tinggi yang memilih untuk pindah ke kota untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan besar tersebut.

Tidak hanya mereka yang berpendidikan tinggi, perpindahan ke kota juga dilakukan oleh merek yang melihat peluang.

Kota merupakan tempat di mana lebih banyak ditemukan orang, sehingga membuka usaha di kota memiliki prospek yang lebih tinggi dan lebih mudah dalam menghasilkan uang dari pada di desa yang masih terikat dengan istilah tolong menolong atau gotong royong.

2. Dari pada di desa, sarana dan prasarana di kota lebih lengkap

Sarana dan prasarana di kota juga lebih lengkap dari pada di desa. Hal ini menjadi salah satu penyebab terjadinya perpindahan penduduk yang dilakukan oleh kelompok yang memiliki banyak uang.

Idealnya, dengan sarana dan prasarana yang lebih lengkap, maka kesejahteraan individu maupun keluarga akan lebih terjamin. Hal ini menjadi salah satu alasan yang tidak bisa terbantahkan.

Baca Juga :  Pengertian Filsafat Secara Umum, Etimologi dan Para Ahli

3. Dari pada di desa, di kota kehidupan lebih modern

Alasan ketiga yang menjadi penyebab terjadinya perpindahan penduduk dari desa ke kota adalah gaya hidup di kota yang lebih modern.

Dengan kata lain, orang yang menginginkan kehidupan gemerlap tentu akan lebih memilih untuk tinggal di desa dar pada di desa.

Terdapat banyak contoh kehidupan modern yang bisa diterapkan di kota. Diantaranya adalah untuk memenuhi gaya hidup modern mandi air panas, di kota sudah tersedia pemanas air, untuk mencuci baju tidak perlu capek-capek karena banyak terdapat layanan laundry.

Menaiki tangga tidak perlu langkah per langkah karena terdapat lift dan eskalator, ingin udara sejuk tinggal menyalakan AC dan lain-lain.

4. Dari pada di desa, jumlah pendidikan berkualitas tinggi lebih banyak di kota

Demi masa depan anak atau sanak saudara, memilih pendidikan di kota adalah pilihan yang harus dilakukan. Di kota, lebih banyak pendidikan dengan fasilitas lengkap dan tenaga pengajar yang handal sehingga mampu menghasilkan anak didik yang lebih terampil.

Untuk mendapatkan pendidikan di kota tersebut, langkah yang dilakukan tentu saja adalah melalu urbanisasi.

5. Perguruan tinggi ternama lebih banyak berada di kota

Sejalan lurus dengan poin nomor empat, kenyataan bahwa perguruan tinggi kebanyakan masih banyak di bangun di kota. Melakukan perpindahan ke kota menjadi pilihan terbaik demi mendapatkan perguruan tinggi terbaik untuk meraih cita-cita.

Tujuan Urbanisasi

Tujuan Urbanisasi
Tujuan Urbanisasi

Dibalik banyaknya penyebab perpindahan penduduk dari desa ke kota, tujuan dari perpindahan tersebut sebenarnya sangat sederhana, yaitu untuk mendapatkan kesejahteraan hidup.

Istilah kesejahteraan hidup tentu memiliki banyak arti tergantung dari cara pandang. Mendapat kepuasan, kesenangan, pelayanan yang lebih baik dan lebih cepat, pekerjaan yang layak bisa menjadi tujuan dari perpindahan penduduk.

Baca Juga :  Seni Patung: Pengertian, Sejarah, Jenis, Unsur dan Contoh

Dampak Urbanisasi

Dampak Urbanisasi
Dampak Urbanisasi

Tujuan melakukan perpindahan dari desa ke kota tentu saja untuk tujuan yang baik. Namun, walaupun begitu, dampak dari perpindahan tersebut dibagi menjadi dua macam, yaitu dampak positif dan dampak negatif.

Sebagai negara besar, tentu saja penting untuk mengetahui apa saja dampak positif yang didapat dan bagaimana cara untuk mengatasi dampak negatif yang dihasilkan.

1. Dampak positif

Beberapa dampak positif dari perpindahan penduduk dari desa ke kota adalah dapat memodernisasi dan menambah pengetahuan warga desa, mengimbangi warga kota dengan warga desa, dan mengurangi jumlah pengangguran yang terjadi di warga desa.

Selain itu, juga bisa memenuhi jumlah tenaga kerja, mampu menggerakkan roda perekonomian, dan menambah kesejahteraan warga desa.

2. Dampak negatif

Dibalik dampak positif yang dihasilkan, perindahan penduduk dari desa ke kota juga bisa menghasilkan dampak negatif yaitu terjadinya perumahan sempit yang kurang sehat, dapat menimbulkan kerawanan sosial, rawan kriminalitas dan menimbulkan sampah.

Selain itu, juga bisa menimbulkan kepadatan penduduk di perkotaan, meningkatkan pengangguran di kota dan menyebabkan kemacetan.

Proses melakukan urbanisasi adalah proses yang dilakukan dengan harus mempertimbangkan banyak hal.

Demi tujuan hidup yang sejahtera, melakukan perpindahan penduduk mungkin bisa menjadi jalan terakhir yang dilakukan yang dilakukan bersamaan dengan bersiap untuk menerima dampak positif dan mengatasi dampak negatif yang mungkin terjadi.

Berbagi itu Indah!

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.